Help?

conanda's blog

avatar
  • conanda
  • Male
  • Is Offline
  • Status: Member
  • Blog Views: 15697
  • Last Seen: 5 months ago

Kondisi Artikel dan Topik Conanda

conanda's Info
  • Joined: 01/31/10
  • Visits: 15697
  • Total Discussion Posts: 0
  • Portfolio Count: 0 | View
  • Blog Entries Count: 201 | View
  • Favorites Received: None
  • Watchers: None
Professional
Social Networks
Saturday June 19th, 2010

Aku tak mampu menyakitimu
Aku tak sanggup untuk menduakanmu

Aku tak mampu menyakitimu
Aku tak sanggup untuk menduakanmu

Ku tak mungkin mencintaimu
Karena hatiku telah dimiliki dia
Kau tak mungkin memiliki ku sepenuh hati
Aku hanya ingin setia

Aku hargai ketulusanmu
Untuk cintamu tapi ku milik dia

Ku tak mungkin mencintaimu
Karena hatiku telah dimiliki dia
Kau tak mungkin memiliki ku sepenuh hati
Aku hanya ingin setia

Ku tak mungkin mencintaimu
Karena hatiku telah dimiliki dia
Kau tak mungkin memiliki ku sepenuh hati
Aku hanya ingin setia

Ku tak mungkin mencintaimu
Karena hatiku telah dimiliki dia
Kau tak mungkin memiliki ku sepenuh hati
Aku hanya ingin setia
Aku hanya ingin setia


Filed under: Penyegaran
Thursday June 17th, 2010

VIVAnews – Timnas Nigeria menjadi tim pertama yang harus terlempar dari ajang Piala Dunia 2010 setelah kalah dari Yunani. Nigeria kalah dengan skor 2-1 atas Yunani.

Nigeria sebelumnya kalah dari Argentina 1-0. Dua laga kekalahan berturut-turut membuat Nigeria sampai saat ini belummemperoleh poin di Grup B.

Sedangkan Yunani berpeluang masuk ke babak 16 besar setelah berhasil mengumpulkan tiga poin. Saingan Yunani adalah Korea Selatan yang sama-sama mengumpulkan tiga poin di grup yang sama.

Yunani masih menyisakan laga melawan Argentina. Sedangkan Korea Selatan akan menghadapi Nigeria.

Bermain di Free State Stadium, Kamis 17 Juni 2010, Nigeri justru unggul terlebih dahulu lewat Kalu Uche setalah sukses melakukan tendangan bebas pada menit ke-16 yang membuat keunggulan 1-0 untuk Nigeria.

Unggul satu gol justru petaka menghampiri Nigeria. Petaka itu datang setelah salah satu pemain Nigeria, Sani Kaita, diusir oleh wasit Oscar Ruiz yang memimpin laga tersebut.

Unggul dengan jumlah pemain langsung dimanfaatkan oleh Yunani. Tepatnya satu menit sebelum turun minum, Dimitris Salpingidis berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua pemain saling bermain terbuka. Baik Yunani dan Nigeria saling bergiliran menekan ke jantung pertahanan.

Tapi, Yunani akhirnya yang menjadi pemenang lewat gol Vassilis Torosidis pada menit ke-71. Gol itu telah membuyarkan mimpi Nigeria di Afrika Selatan. Hingga pertandingan usai, Yunani mampu mempertahankan keunggulan 2-1.

Susunan pemain

Yunani: 12-Alexandros Tzorvas; 16-Sotirios Kyrgiakos, 8-Avraam Papadopoulos, 19-Sokratis Papastathopoulos (7-Giorgios Samaras 35′), 15-Vasilis Torosidis, 11-Loukas Vyntra, 21-Kostas Katsouranis, 6-Alexandros Tziolis, 10-Giorgos Karagounis, 17-Tehofanis Gekas (18-Sotiris Ninis 79′), 14-Dimitrios Salpingidis.

Nigeria: 1-Vincent Enyeama; 6-Danny Shittu, 2-Joseph Yobo, 3-Taye Taiwo (21-Uwa Echijele 56′), 17-Chidi Odiah, 20-Dickson Etuhu, 14-Sani Kaita, 15-Lukman Haruna, 11-Peter Odemwingie (19-Chinedu Ogbuke Obasi 46′), 8-Yakubu Aiyegbeni, 12-Kalu Uche.

• VIVAnews


Filed under: Berita, Informasi
Thursday June 17th, 2010

Lagu ini bisa diliat di sini!

Untuk Video, bisa di intip disini:


Filed under: Penyegaran
Thursday June 17th, 2010

Stadion Soccer City di Johannesburg menjadi saksi kegemilangan Gonzalo Higuain sebagai pencetak hat-trick pertama Piala Dunia 2010 sekaligus menjadikan Argentina berpeluang besar menjadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar. Pada pertandingan Grup B, tim Tango berhasil melibas Korea Selatan, 4-1.

Maxi Rodriguez tampil di tim inti mengisi posisi Juan Sebastian Veron yang bermain tidak terlalu baik ketika menghadapi Nigeria. Di kubu Korea Selatan, juga terjadi satu perubahan dari susunan tim seperti saat laga pembuka versus Yunani. Oh Beom-Seok menjadi bek kanan dan Cha Du-Ri harus rela duduk di bangku cadangan.

Keterampilan individu membawa Argentina mampu mendominasi awal pertandingan, sedangkan Korea Selatan hanya mengandalkan kolektivitas. Wakil Asia ini tampak ingin mengeksplotasi kelemahan Argentina di kedua sektor full-back. Wajar, karena tim Tango seolah bermain hanya dengan satu gelandang bertahan, yakni Javier Mascherano.

Saat kedua tim masih mengukur kekuatan, tak disangka Park Chu-Young melakukan gol bunuh diri pada menit ke-16. Bola tendangan bebas Lionel Messi dari rusuk kiri pertahanan Korea Selatan diarahkan ke tengah. Gabriel Heinze dan Martin Demichelis mencoba menjangkaunya tapi luput. Bola malah menyasar ke tulang kering Chu-Young dan melesak masuk ke dalam gawang Jung Sung-Ryong.

Ini gol bunuh diri kedua beruntun yang terjadi di Soccer City setelah Senin (14/6) kemarin, bek Denmark Simon Poulsen juga melakukan hal yang sama saat menghadapi Belanda.

Argentina mendominasi pertandingan, meski Walter Samuel harus keluar digantikan pada menit ke-23 setelah menderita gangguan di bagian hamstring. Sebagai ganti, masuklah Nicolas Burdisso.

Lima menit berselang, Argentina kembali mengancam gawang Sung-Ryong melalui situasi bola mati. Carlos Tevez melepaskan tendangan deras dari jarak 25 meter dan bola melesat tipis ke atas mistar.

Pertahanan Korea Selatan benar-benar dibuat sibuk. Menit 33, Gonzalo Higuain menggandakan keunggulan Argentina. Berawal dari tendangan bebas, Maxi melayangkan umpan yang disambut sundulan Burdisso. Bola mengarah kepada Higuain di tiang jauh dan tanpa pengawalan berarti, El Pipita menaklukkan Sung-Ryong.

Menit 40, Angel di Maria nyaris menambah gol. Sung-Ryong menghalau tendangan Higuain dan bola muntah ke arah Di Maria. Tanpa membuang kesempatan, Di Maria melepaskan tendangan keras. Tapi, dengan apik Sung-Ryong mampu mematahkannya sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Tidak lengkap rasanya jika Messi belum mencetak gol. Satu menit sebelum jeda, Messi beraksi mengobrak-abrik pertahanan Korea Selatan. Aksi itu diakhiri dengan tendangan cungkilan dari luar kotak penalti. Sung-Ryong tak mampu menjangkau, tapi bola melebar dari sasaran.

Semangat Korea Selatan membongkar pertahanan Argentina akhirnya terbayar saat tambahan waktu babak pertama. Demichelis tertidur saat berupaya mengamankan sebuah umpan mudah, sehingga Lee Chung-Yong datang mencuri bola dan tanpa kesalahan menaklukkan Sergio Romero dalam posisi berhadapan satu lawan satu.

Gol tersebut menjadi tendangan terakhir babak pertama sekaligus menyadarkan Argentina yang kadung terlalu percaya diri setelah mampu unggul dua gol.

Korea Selatan ingin memanfaatkan semangat yang terpantik dari gol balasan Chung-Yong usai jeda dan memasukkan Kim Nam-Il sebagai pengganti Ki Sung-Yeung. Huh Jung-Moo ingin memperkuat lini tengahnya dengan Nam-Il yang dikenal pandai dalam situasi perebutan bola.

Argentina seperti tak terpengaruh dan tetap menggempur gawang lawan dengan serangan. Tujuh menit babak kedua berjalan, Higuain menyambut sodoran Di Maria dengan tendangan voli. Bola dapat dimentahkan Sung-Ryong.

Upaya serupa dilancarkan Carlos Tevez dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tapi Sung-Ryong lagi-lagi dapat mematahkannya.

Sekali dua menyerang, Korea Selatan mendapat peluang emas menyamakan kedudukan pada menit ke-57. Dari sebuah kombinasi umpan, Yeom Ki-Hun terlepas di sektor kiri pertahanan Argentina. Tinggal berhadapan dengan Romero, Ki-Hun malah menendang bola dengan kaki kiri bagian luar. Bola melebar dan kesempatan mengimbangi kedudukan pun terbuang sia-sia.

Permainan kedua tim tampak mulai berimbang. Beberapa kali pemain Korea Selatan dapat mengancam pertahanan sehingga Romero beberapa kali harus keluar gawangnya mengamankan bola. Lima belas menit sebelum waktu normal berakhir, Diego Maradona memasukkan sang menantu Sergio Aguero ke lapangan.

Tak berapa lama, Argentina memperoleh gol ketiga. Tanpa bisa ditahan, Messi beraksi di sisi kanan kotak penalti. Tendangan pertama Messi bisa dimentahkan Sung-Ryong, tapi bola muntah kembali ditendang. Kali ini, bola menghantam tiang gawang dan bola pantulan diceploskan dengan mudah oleh Higuain di depan gawang yang sudah melompong.

Higuain melengkapi penampilannya dengan sebuah hat-trick tiga menit berselang. Messi bekerja sama dengan Aguero, sebelum pemain yang disebut terakhir melepaskan umpan akurat ke arah Higuain. Seperti dua gol terdahulu, Higuain tanpa pengawalan dan melepas sundulan ke arah tiang jauh. Argentina kian tak terkejar Korea Selatan.

Pertandingan praktis berakhir. Argentina sempat mengancam melalui aksi solo Messi dan Aguero. Namun, tak ada gol tambahan yang bersarang di gawang Korea Selatan.

Berkat kemenangan besar ini, Argentina memimpin Grup B Piala Dunia 2010. Korea Selatan masih memiliki peluang dan harus memperebutkan tiket kala menghadapi Nigeria pada pertandingan terakhir, Selasa (22/6) mendatang.

Susunan pemain:
Argentina
Romero; Heinze, Gutierrez, Samuel / Burdisso (23′), Demichelis; Mascherano, Di Maria, Maxi Rodriguez; Messi, Tevez / Aguero (75′), Higuain / Bolatti (82′).
Korea Selatan Sung-Ryong; Young-Pyo, Beom-Seok, Yong-Hyung, Jung-Soo; Jung-Woo, Ki-Hun, Sung-Yueng / Nam-Il (46′), Chung-Yong, Ji-Sung; Chu-Young / Dong-Gook (82′).


Filed under: Berita, Informasi
Thursday June 17th, 2010

Tak pelak, hat-trick yang diciptakan Gonzalo Higuain menjadi berkah tak terkira untuk Piala Dunia 2010 yang miskin gol sepanjang pertandingan pembuka grup.

Korea Selatan tampil terlalu terbuka sehingga menyisakan banyak ruang bagi para pemain Argentina. Namun, hal itu justru membuat pertandingan lebih enak disaksikan bagi penonton. Hasilnya, lima gol tercipta.

Sayang sekali Korea Selatan harus kebobolan gol pertama lewat pemain sendiri. Tanpa sengaja, bola membentur kaki striker andalan Park Chu-Young dan menjebol . Pertandingan jadi kian menarik. Lee Chung-Yong berhasil mengejutkan Argentina sebelum jeda ketika memanfaatkan keteledoran Martin Demichelis. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Diego Maradona untuk menghadapi laga berikutnya.

Pada pertandingan ini pula, Lionel Messi masih belum beruntung mencetak gol meski menjadi pemain paling berbahaya selama 90 menit plus tambahan waktu.

Semoga saja banyak kejadian menarik di Piala Dunia menyusul pertandingan ini.


Filed under: Berita, Informasi
Thursday June 17th, 2010

ARGENTINA

Sergio Romero  7 — Tak banyak melakukan penyelamatan. Pada babak kedua, setidaknya dua kali keluar gawang untuk menetralisir serangan lawan.

Gabriel Heinze  6,5 — Masih menyisakan keraguan terutama karena secara tidak perlu menepis bola dengan tangan pada babak kedua.

Jonas Gutierrez  7 — Lebih banyak berkonsentrasi di lini belakang dan jarang naik membantu serangan.

Walter Samuel  6 — Hanya sempat bermain selama 23 menit dan keluar digantikan akibat cedera hamstring.

Martin Demichelis  6
— Performa tak meyakinkan Demichelis di level klub ternyata tertular ke timnas. Demichelis tak boleh “tertidur” lagi jika Argentina merambah babak penting di Piala Dunia kali ini.

Javier Mascherano  7,5 — Tampil sendirian sebagai gelandang berkarakter defensif tak mengurangi kecermelangan Mascherano. Tampil dominan sepanjang laga, baru bisa diimbangi setelah Korea Selatan memasukkan Kim Nam-Il.

Angel di Maria  7 — Tampil lebih mengesankan dibandingkan laga pertama melawan Nigeria.

Maxi Rodriguez  7,5 — Berperan dalam gol kedua Argentina dan mau membagi peran di wilayah pertahanan sendiri. Dalam sekejap, penampilan semenjana Maxi sepanjang musim lalu bisa diabaikan.

Lionel Messi  8 — Beraksi dari sektor tengah lapangan, Messi mendapat banyak ruang untuk mengeksploitasi kelebihannya menggiring bola. Banyak mengancam gawang Korea Selatan, tapi hanya belum memiliki keberuntungan turut menciptakan gol.

Carlos Tevez  7 — Berulang kali menggoyang sektor kanan pertahanan Korea Selatan yang dikawal Oh Beom-Seok. Salah satu tendangan kerasnya pada awal babak kedua dimentahkan dengan susah payah oleh Jung Sung-Ryong.

Gonzalo Higuain  8,5 — Sikap oportunistis Higuain membawanya mencetak hat-trick pertama sepanjang Piala Dunia 2010 ini. Pandai menempatkan posisi, Higuain pantas menjadi pemain terbaik pertandinan ini.

Pemain pengganti:
Nicolas Burdisso  7 — Masuk sebagai pengganti Samuel dan tampil lebih tenang dibandingkan duetnya, Demichelis.

Sergio Aguero  6,5 — Menjadi arsitek terjadinya gol keempat Argentina yang diukir Higuain, tapi tak cukup waktu menyamai penampilan Tevez.

Mario Bolatti  n/a — baru dimainkan pada menit ke-82.

KOREA SELATAN

Jung Sung-Ryong  7 — Meski kebobolan empat gol, Sung-Ryong tampil cemerlang dengan mematahkan beberapa tendangan yang dilepaskan penyerang lawan.

Lee Young-Pyo  6 — Sibuk mengantisipasi serangan lawan, tapi relatif masih tampil lebih baik dibandingkan sektor kanan tim yang kerap disasar para penyerang Argentina.

Oh Beom-Seok  5
— Selalu keteteran menghadapi serangan dari sektornya, terutama dari Messi dan Tevez. Bukan penampilan baik bagi Beom-Seok.

Cho Yong-Hyung  5
— Selalu gagal mengantisipasi gerakan Higuain karena lebih banyak fokus kepada Messi.

Lee Jung-Soo  5,5
— Tak sanggup menjalin koordinasi saat mengawasi pergerakan pemain lawan yang masuk dari lini kedua, terutama Higuain.

Kim Jung-Woo  5,5
— Kalah dalam hal perebutan bola dan tampil tidak efektif dalam mengawasi permainan Messi.

Yeom Ki-Hun  6
— Kalau saja Ki-Hun lebih tenang, Korea Selatan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-57.

Ki Sung-Yueng  5,5
— Gagal mengendalikan lini tengah Korea Selatan dan jarang memenangi perebutan bola, sehingga posisinya digantikan Kim Nam-Il usai jeda.

Lee Chung-Yong  6,5
— Bisa memercikkan semangat Korea Selatan ketika memanfaatkan kelengahan Demichelis. Sulit mendapat peluang serupa pada babak kedua karena pertahanan lawan lebih waspada.

Park Ji-Sung  7 — Sibuk menata pertahanan sepanjang babak pertama, Ji-Sung mulai leluasa naik menyerang usai jeda. Sayangnya, tak cukup memberikan inspirasi untuk menyelamatkan Korea Selatan dari kekalahan besar.

Park Chu-Young  6,5 — Lagi-lagi ditampilkan sebagai penyerang tunggal. Jika dibandingkan dengan penampilannya pada partai perdana, penampilan Chu-Young tidak lebih memuaskan. Jarang mendapat kesempatan berlama-lama mengolah bola.

Pemain pengganti:
Kim Nam-Il  6 — Dimasukkan untuk memperkuat lini tengah Korea Selatan pada babak kedua, Nam-Il meringankan tugas Ji-Sung yang sebelum turun minum lebih sering turun ke lini pertahanan.

Lee Dong-Gook  n/a
— Baru bermain sejak menit ke-82.

http://www.goal.com/id-ID/news/1369/piala-dunia/2010/06/17/1980762/rapor-pemain-argentina-4-1-korea-selatan


Filed under: Berita, Informasi
Thursday June 17th, 2010

Berita Ariel Luna di Situs CNN

Berita tentang kasus video mesum Ariel-Luna tidak hanya menyita perhatian masyarakat di Indonesia. Kasus ini juga mendapat perhatian masyarakat mancanegara. Indonesia telah menjadi sorotan dunia lantaran kasus video mesum tersebut. Setelah santer kasus ini menyebar luas di jejaring sosial twitter hingga sempat mengalami overcapacity berkali kali karena saking ricuhnya tweet yang membahas mereka, selebriti seperti Ladygaga, Justin Bieber, dan Paris Hilton tidak ketinggalan untuk memberi komentar. Selebriti top dunia tersebut  turut penasaran dengan kasus video mesum yang menggemparkan ini.

Skandal rekaman seks yang melibatkan tiga nama artis Indonesia, Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, juga menjadi pemberitaan di media terbesar milik Ted Turner, CNN, pun ikut memberitakan hal ini. Pada situs TV berita berbayar Cabel News Network (CNN) mempublish tulisan dengan judul “Alleged Celebrity Sex Tapes Shock Modest Indonesia” (Dugaan Rekaman Seks Selebritis Pukulan Bagi Indonesia), yang terbit Selasa (15/6). Tiga rekaman video seks tersebut awalnya diduga dilakukan oleh orang yang wajahnya mirip dengan Ariel, Luna Maya, serta Cut Tari. Mabes Polri pun kemudian menyelidiki video yang beredar luas lewat internet tersebut. Dalam artikel itu diceritakan, polisi di Indonesia tengah menyelidiki video seks yang diduga menampilkan tiga selebriti Indonesia. Gambar, penyebaran online dan melalui ponsel, telah mengejutkan.

Salah satu fitur video diduga penyanyi pop Nazril Ilham, lebih dikenal dengan Ariel, dengan pacarnya Luna Maya, model dan jurnalis TV yang mewawancarai Hillary Clinton saat kunjungan kenegaraan ke Indonesia tahun lalu.

Video lain diduga menunjukkan adegan seks antara Ariel dan Cut Tari, sebuah opera sabun bintang dan jurnalis TV.

Ketiga selebriti secara terbuka menyangkal muncul dalam kaset, mengatakan orang dalam rekaman itu hanya tampak seperti mereka. Mereka tidak bisa dihubungi untuk komentar lebih lanjut.

Polisi telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran hukum anti-pornografi, yang dapat dihukum 12 tahun penjara.

Kemudian, luna berencana akan berbicara kepada CNN. Kesediaan Luna Maya untuk berbicara di media asing, tepatnya stasiun televisi berita berbayar Cable News Network (CNN) terkait video mesum yang diduga dibintanginya menjadi pertanyaan besar. Bagaimana tidak, kasusnya di Indonesia masih berada dalam tahap penyelesaian yang belum berujung jalan keluarnya.


Filed under: Berita, Informasi
Monday June 14th, 2010

JAKARTA, (PRLM).- Setelah Ariel dan Luna diperiksa Bareskrim Mabes Polri beberapa hari lalu, yang dinyatakan sebagai saksi terkait dengan video mesum mirip Ariel dan Luna, kini giliran Cut Tari diperiksa sebagai saksi pada Senin (14/6).

Mantan presenter televisi swasta ini telah memenuhi panggilan polisi, terkait video mesum mirip Ariel dan Cut Tari yang datang ke Mabes Polri didampingi suaminya. Seharusnya Luna maupun Ariel juga pada Senin ini harus kembali diperiksa, namun Ariel dan Luna tidak bisa datang karena mereka beralasan sakit.

Wakadiv Humas Polri Brigjen Pol Zainuri Lubis mengatakan, Cut Tari memang benar dipanggil sebagai saksi untuk diperiksa soal gambar–gambar di video tersebut. Sedangkan Luna dan Ariel akan diperiksa untuk kedua kalinya, tapi mereka tidak bisa datang dengan alasan sakit.

“Penyidik masih menunggu hasil dari pemeriksa. Kami akan selidiki pula penyebar video tersebut,“ katanya di Mabes Polri, Senin (14/6). (Mun/das)***


Filed under: Berita, Informasi